Welcome

    Welcome
    Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh.

    Peace will be open to you.

    In the name of Allah Subhanahu wa Ta’ala.

    Welcome to my personal website.

Panduan Penelitian dan Pengmas 2017

Berikut adalah panduan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat tahun 2017 yang dikeluarkan oleh Ristekdikti. Download disini

SAMBUTAN
DIREKTUR JENDERAL PENGUATAN RISET DAN PENGEMBANGAN
Assalaamu’alaikum warohmatulloohi wabarokaatuh,
Puji Syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan segala nikmat sehingga buku Panduan Edisi XI ini dapat diselesaikan. Usaha untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas penelitian secara teres menerus dilakukan oleh Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan (Ditjen Penguatan Risbang). Salah satu usaha yang diharapkan dapat
meningkatkan kualitas penelitian Indonesia adalah disahkannya Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 106/PMK.02/2016 tentang Standar Biaya Keluaran Tahun Anggaran 2017. Buku Pedoman Edisi XI ini memperbarui buku panduan Edisi X yang sudah ada sebelumnya dengan PMK Nomor 106/PMK.02/2016. Selain itu, pelaksanaan penelitian
desentralisasi juga ditingkatkan.
Sejalan dengan Tujuan Renstra Kementerian Riset, Teknologi , dan Pendidikan Tinggi 2015-2019 Nomor 3, yaitu ketersediaan Pendidikan Tinggi Indonesia yang bermutu dan relevan dengan kebutuhan pembangunan nasional sehingga berkontribusi secara nyata kepada peningkatan daya saing bangsa, Ditjen Penguatan Risbang yakin bahwa hal tersebut dapat dicapai melalui Tridarma Perguruan Tinggi. Namun demikian, jika bercermin pada negara-negara maju, maka
tidak dapat disangkal bahwa salah satu factor utama pendukung kemajuan bangsa yang inovatif adalah penelitian, sehingga wajar jika mutu penelitian akan menentukan daya saing bangsa.
Direktur Jenderal Penguatan Riset
dan Pengembangan,
Muhammad Dimyati

Panduan Insinas 2018

Berikut adalah Panduan Insinas, download disini

Baca disini

Sambutan

Sistem Inovasi Nasional (SINas) merupakan suatu kesatuan fungsional yang saling berinteraksi dan bertujuan untuk mengembangkan inovasi nasional, meningkatkan kemampuan iptek, serta meningkatkan daya saing. Penguatan SINas telah menjadi kebijakan sejak diadakan Rakornas Iptek tahun 2008 dan perlu didukung secara konsisten oleh Kemenristekdikti dan para stakeholder.
Selama ini Kemenristekdikti memberikan dukungan untuk penguatan SINas melalui instrumen kebijakan pendanaan riset seperti Program Insentif Riset Sistem Inovasi Nasional (Insinas), Program Pengembangan Teknologi Industri (PPTI), dan Program Insentif Teknologi yang Dimanfaatkan di Industri (PITDI). Insinas merupakan bantuan pendanaan riset yang diselenggarakan dengan misi utama untuk penguatan Sistem Inovasi Nasional melalui peningkatan sinergi, peningkatan produktivitas, dan pendayagunaan sumberdaya litbang nasional. PPTI adalah sebuah program untuk meningkatkan relevansi dan produktivitas litbang untuk memenuhi kebutuhan teknologi di industri. Sedangkan PITDI bertujuan mendorong hilirisasi teknologi hasil penelitian dan pengembangan dan meningkatkan kapasitas industri dalam memanfaatkan hasil litbang dalam negeri.
Sebagai salah satu instrumen kebijakan di Kemenristekdikti, saat ini dan kedepannya Program Insinas didedikasikan untuk mendorong dan menyiapkan riset yang menghasilkan produk inovasi atau produk riset yang dapat dikembangkan lebih lanjut di industri melalui program PPTI. Program Insinas menyiapkan materi pokok hasil riset yang dapat dikembangkan dalam skema-skema pendanaan riset berikutnya yang lebih bersifat pengembangan produk menuju implementasi hasil penelitian. Dengan adanya perubahan penekanan orientasi kebijakan tersebut, Program Insinas untuk pendanaan tahun 2018 mempunyai skema yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Program Insinas pendanaan tahun 2018 dibagi dalam 2 skema pendanaan riset, yaitu Insinas Riset Pratama dan Insinas Riset Utama yang tema dan topiknya merujuk pada kebijakan-kebijakan Nasional termasuk Rencana Induk Riset Nasional, RPJMN, Jakstranas Iptek, Agenda Riset Nasional dan Nawacita.
Kami berharap buku pedoman ini dapat menjadi acuan bagi pengelola, para pelaku dan pengguna iptek dalam melaksanakan Program Insinas.
Direktur Pengembangan Teknologi Industri